VISUALISASI
Mungkin kita tidak
asing dengan istilah visualisasi? Yap, visualisasi adalah pengungkapan suatu
gagasan atau perasaan dengan menggunakan bentuk gambar dan tulisan. Visualisasi
dapat kita gunakan untuk mengatasi berbagai masalah perasaan seperti cemas,
tegang, marah, dan lain-lain. So, mari kita belajar visualiasi dengan
menggunakan otak kanan sebagai cara mengatasi atau meredakan persamasalahan perasaan
tersebut.
Visualisasi untuk meredakan tak bisa tidur
Tak bisa tidur merupakan hal yang tidak kita inginkan, bukan? Saat kita merasa tak
bisa tidur, kita dapat mencoba dengan membanyangkan tertidur di
ruang impian: otak kanan secara tak sadar membayangkan gambaran menenangkan
saat kita mulai tertidur, tetapi sayangnya dengan kita memikirkan semua yang
harus dikerjakan. Itu membuat otak kiri kita terus bekerja, mencegah otak kanan
melakukan pekerjaannya. Maka dari itu , mari membayangkan:
sinar bulan berdansa di dinding. Sinar berkilau, menerangi secara lemut
warna-warna favorit kita sambil memenuhi ruang. Rasakan bagaimana tubuh kita
larut ke dalam seprai, otot-otot rileks dan tampaknya kita dan ranjang hampir
menyatu.
Visualisasi untuk meredakan cemas
Saat rasa cemas
menghampiri diri kita. Kita dapat mencoba meredakannya
dengan membayangkan gemericik air sungai: rasa cemas membuat kita beralih
ke dalam situasi lari atau lawan dan membuat kita stres. Pemandangan rileks dan
suara air dapat menenangkan gelombang otak. Saat rasa cemas melanda kita juga dapat membayangkan:
aliran sungai tenang, ajakan lembut untuk melepaskan. Rasakanlah bahwa diri
kita tengah melepaskan kerisauan dan masalah-masalah dengan menjatuhkannya satu
per satu ke dalam air. Amati setiap kerisauan dan masalah-masalah tersebut
mengapung di atas aliran sungai dan
lihat pikiran kita menjadi lebih tenang dan lebih jernih.
Visualisasi untuk
meredakan tegang
Dalam menghadapi suatu
hal yang baru atau lelah dengan rutinitas kita sehari-hari. Itu semua dapat memicu ketegangan dalam
diri kita. Saat rasa tegang menghampiri, kita dapat mencobanya dengan membayangkan hangatnya sinar matahari:
membayangkan kehangatan dapat mengendurkan dan merilekskan otak. Setelah itu kita dapat mencoba juga dengan membayangkan: pancaran kehangatan dan
kenyamanan. Rasakan sinar matahari mengalir turun ke kepala, leher, dan bahu.
Rasakan bahwa badan kita mulai melepaskan ketegangan di saat sinar keemasan dan
menyenangkan penetrasi otot-otot kita,
mengurai otot kaku dan meredakan sakit.
Visualisasi untuk
meredakan marah
Marah adalah rasa yang tidak kita inginkan sama sekali karena ketika marah, nafas
kita menjadi pendek, di mana ini dapat mengurangi oksigen dan membuat kita
bahkan lebih tegang lagi. Saat itu terjadi kita dapat mencoba dengan membayangkan: air biru laut yang segar. Rasakan oleh tubuh kita rileks ketika
keheningan menerpa dari kepala sampai kaki. Lihat nafas kita bergerak bersama
ombak, menghampas pantai dan surut lagi ke laut. Terus dan terus begitu.
Rasakan pikiran kita yang jernih ketika bunyi ombak yang memecah pantai mengisi
telinga kita.
Catatan!
Membayangkan atau memvisualisasi diri
tidaklah mudah, tetapi di saat kita mau belajar. Visualisasi itu dapat membantu kita dalam mengoptimalkan mental otak
kanan kita. Maka itu, mari kita belajar bervisualisasi :)
Daftar pustaka
Olivia, F. 2009. Visual Thinking. Jakarta: Elex Media
Komputindo.