SINOPSIS FILM ”5 CM”
Film
”5 cm” bercerita tentang persahabatan lima anak muda yang sepuluh tahun lamanya
bersama. Mereka adalah Zafran, Genta, Riani, Ian, dan Arial. Zafran adalah
seorang penyair yang selalu bimbang. Genta sering dianggap ”the leader”, dengan badan agak besar
dengan rambut agak lurus berjambul. Riani adalah sesosok wanita yang memakai
kacamata, cantik, cerdas, dan seorang N-ACH sejati. Ian seorang maniak game
yang badannya gendut subur dan kepalanya botak plontos. Arial adalah sosok yang
paling ganteng di antara mereka.
Selama
sepuluh tahun terakhir, mereka tidak pernah melewatkan akhir minggu untuk
bersama, baik itu untuk sekedar nongkrong, nonton, ngobrol, dan makan-makan.
Namun, di suatu malam di rumah Arial. Genta menawarkan kepada teman-temannya
untuk mereka tidak ketemuan dulu untuk meraih impian masing-masing yang belum
terwujud selama mereka bersama. Awalnya Riani menolak, tetapi akhirnya mereka
menyetujui bahwa selama tiga bulan ke depan mereka tidak bertemu dan tidak
berkomunikasi dalam bentuk apapun.
Selama
tiga bulan mereka lewati dengan kegiatan dan impian masing-masing tanpa pernah
berkomunikasi. Hingga pada saatnya tiba, mereka bertemu kembali dan
berpetualang untuk mendaku gunung Mahameru, gunung tertinggi di pulau jawa. Banyak
cerita yang mereka lewati selama menempuh perjalanan dan pendakian menuju
Mahameru, tetapi mereka tetap bertekad untuk sampai di puncak Mahameru.
Kembalinya
mereka dari Mahameru, banyak hal yang berubah, baik itu dalam persahabatan,
cinta, dan impian mereka. Meski banyak yang berubah, tetapi satu hal yang pasti
yaitu persahabatn mereka semakin solid dan berwarna.
”
... Biarkan keyakinan kamu, 5 cm menggantung dan mengambang di depan kening
kamu. Dalam menempuh perjalanan impian itu, kamu hanya perlu kaki yang akan
berjalan lebih jauh dari biasanya. Tangan yang akan berbuat lebih banyak dari
biasanya. Mata yang akan menatap lebih lama dari
biasanya. Leher yang akan lebih sering liat ke atas. Lapisan tekad yang akan
seribu kali lebih keras dari baja. Hati yang akan bekerja lebih keras dari
biasanya. Serta mulut yang akan selalu berdoa” kata Zafran dengan penuh
keyakinan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar